Pernahkah Anda mendengar seseorang berbicara dalam bahasa Cina? Bahasa itu pasti Mandarin, bukan? Namun tahukah Anda bahwa selain Mandarin, bahasa Cina lainnya juga populer? Itulah Kanton! Meskipun Mandarin dan Kanton sering dikelompokkan di bawah "bahasa Cina", keduanya tidak dapat dipahami secara timbal balik. Penutur kedua "dialek" ini mungkin akan kesulitan memahami satu sama lain, bahkan jika mereka memiliki karakter yang sama.
Jadi, mengapa Mandarin dan Kantonese dianggap sebagai bagian dari bahasa yang sama? Panduan ini akan menjelaskan perbedaan utama antara Kantonese dan Mandarin. Mari kita jelajahi apa yang membedakan Kantonese dan Mandarin!
Tinjauan Kanton vs Mandarin

Mandarin dan Kantonese mungkin tampak seperti "dua sisi mata uang yang sama" karena keduanya dianggap sebagai "bahasa Tionghoa." Namun, keduanya sangat berbeda dalam pengucapan, penggunaan, dan bahkan wilayah penggunaan. Mandarin adalah superstar di dunia. Ini memiliki total 1,1 miliar penutur dan merupakan salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia. Ini adalah bahasa resmi di Tiongkok, Taiwan, dan Singapura, menjadikannya pilihan utama untuk komunikasi lintas batas. Di sisi lain, Kantonese adalah jiwa dan budaya tempat-tempat seperti Hong Kong, Makau, dan bagian dari Tiongkok Selatan, dengan sekitar 85 juta penutur Kantonese di seluruh dunia.
Perbedaan utama antara keduanya terletak pada pengucapan. Mandarin cenderung lebih sederhana, menggunakan empat nada (ditambah nada netral), membuatnya lebih mudah dipelajari oleh penutur non-asli. Selain itu, Mandarin memiliki sistem romanisasi yang praktis yang disebut Pinyin, yang membuat pembelajaran lebih mudah.
Bagaimana dengan Kanton? Kami menganggapnya sebagai bahasa melodi dengan enam nada utama ditambah tiga nada tambahan.
Sementara penutur bahasa Mandarin dan Kanton mungkin tidak saling mengerti dalam bahasa lisan, mereka masih dapat terhubung melalui sistem penulisan bahasa Tionghoa yang sama. Di luar itu, ada beberapa perbedaan lain antara kedua bahasa ini, yang akan kita bahas lebih lanjut!
Perbedaan Utama antara Kanton vs Mandarin
Setelah membahas perbedaan antara Kanton dan Mandarin secara umum, kita akan membahas beberapa perbedaan lebih lanjut, melihat beberapa faktor.
Distribusi Geografis

Ketika berbicara tentang bahasa Tionghoa, kita sering mendengar Mandarin, bukan? Mandarin seperti bintang pop di China. Hampir semua orang di sana memahaminya, dari Beijing hingga Taiwan
Sementara itu, Kanton adalah seperti bahasa anak-anak muda di Cina selatan. Bahasa ini sangat populer di Guangdong, Hong Kong, dan Makau. Meskipun wilayahnya lebih kecil, bahasa ini memiliki pengaruh besar. Banyak orang Cina yang tinggal di luar negeri, terutama di daerah-daerah yang dulunya adalah koloni Inggris, seperti Malaysia atau Singapura, dan mereka sering menggunakan bahasa Kanton. Betapa kerennya itu?
Fakta menarik adalah bahwa Guangdong adalah provinsi terpadat di China dengan lebih dari 127 juta penduduk pada tahun 2023. Jadi, tidak mengherankan bahwa Kanton adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.
Pengucapan dan nada

Pengucapan adalah perbedaan terbesar antara Kanton dan Mandarin. Mandarin, bahasa resmi Tiongkok, telah mengalami penyederhanaan nada selama berabad-abad. Akibatnya, Mandarin hanya memiliki empat nada utama (ditambah satu nada netral), membuatnya lebih mudah bagi penutur baru untuk belajar.
Sebaliknya, bahasa Kanton, yang banyak digunakan di wilayah seperti Hong Kong dan Guangdong, memiliki sistem nada yang lebih kompleks, total sembilan. Oleh karena itu, dalam bahasa Kanton, perbedaan kecil dalam intonasi - seperti naik atau turunnya nada - dapat membuat perbedaan besar.
Berikut adalah perbedaan dalam pengucapan dan nada antara Bahasa Mandarin dan Kanton.
Mandarin (4-5 nada):
- Nada 1: Tinggi dan datar (ā) – contoh: 妈 (mā) "ibu"
- Nada 2: Naik (á) – contoh: 麻 (má) "ganja"
- Nada 3: Turun lalu naik (ǎ) – contoh: 马 (mǎ) “kuda”
- Nada 4: Menurun tajam (à) – contoh: 骂 (mà) “memarahi”
- Nada netral (a) – contoh: 吗 (ma) [partikel pertanyaan]
Kantonese (9 nada): Suku Kata Terbuka (6 nada):
- Tinggi/turun tinggi: 詩 (si1) “puisi”
- Nada tinggi naik: 史 (si2) “sejarah”
- Tingkat menengah: 試 (si3) “coba”
- Turun rendah: 時 (si4) “waktu”
- Nada naik rendah: 市 (si5) “pasar”
- Low level: 事 (si6) “thing”
Plus 3 nada ekstra untuk suku kata tertutup (-p, -t, -k):
- Tingkat tinggi memasuki
- Tingkat menengah memasuki
- Tingkat rendah memasuki
Dari berbagai nada di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa Kanton sedikit lebih rumit daripada Mandarin, yang sering dianggap cukup rumit untuk dipelajari dan dipahami.
Karakter

Bahasa Mandarin umumnya menggunakan karakter sederhana, yang diterapkan di Tiongkok pada pertengahan abad ke-20 sebagai bagian dari reformasi bahasa untuk meningkatkan tingkat literasi di seluruh negeri. Reformasi ini mengurangi jumlah guratan pada banyak karakter, membuat Bahasa Mandarin lebih mudah dipelajari dan ditulis, terutama bagi pembelajar baru.
Sebaliknya, Kanton, yang digunakan secara luas di Hong Kong, Makau, dan beberapa komunitas di Guangdong, mempertahankan karakter tradisional yang lebih rumit. Karakter tradisional ini mencerminkan warisan budaya yang kuat, dengan lebih banyak goresan dan estetika yang dianggap lebih elegan dan formal.
Aspek | Mandarin | Bahasa Kanton |
Jenis karakter | Aksara Sederhana Cina | Tionghoa Tradisional |
Sistem Romanisasi | Pinyin | Jyutping |
Menariknya, Kanton memiliki beberapa karakter unik yang tidak ditemukan dalam Mandarin standar, mencerminkan kebutuhan linguistik dan budaya lokal. Misalnya, karakter 佢 (keoi5), yang berarti "dia (laki-laki)," tidak ada dalam Mandarin, yang menggunakan 他 (tā) untuk "dia (laki-laki)," 她 (tā) untuk "dia (perempuan)," dan 它 (tā) untuk objek atau hewan. Contoh lain adalah 喺 (hai2), yang berarti "berada di," yang juga tidak memiliki padanan langsung dalam Mandarin, di mana konsep ini sering diungkapkan dengan 在 (zài).
Perbedaan ini mencerminkan perbedaan linguistik dan menciptakan variasi yang mencolok dalam penulisan. Misalnya:
Sederhana (Mandarin) vs Tradisional (Kanton)
- 我爱你 vs 我愛你 (Aku mencintaimu)
- 学习 vs 學習 (Belajar)
- 电脑 vs 電腦 (Komputer)
Seperti yang Anda lihat, penulisan karakter Kanton terlihat lebih padat dan sedikit lebih rumit daripada Mandarin, yang lebih sederhana saat ini.
Kosakata dan tata bahasa

Perbedaan berikutnya antara Kanton dan Mandarin dapat dilihat dalam kosa kata dan tata bahasa. Meskipun struktur kalimat dasar Mandarin dan Kanton sama (pola Subjek + Predikat + Objek), beberapa aspek memiliki perbedaan penting. Selain itu, ada beberapa perbedaan dalam tata bahasa, seperti.
Urutan kata keterangan
- Mandarin: Adverb sebelum kata kerja
- Cantonese: Adverb after the verb
Contoh:
“Kamu pergi duluan”
- Mandarin: Kamu pergi dulu (nǐ xiān chū qù)
- Kanton: 你出去先 (nei5 ceot1 heoi3 sin1)
Dua objek
- Mandarin: Objek tidak langsung sebelum objek langsung
- Kanton: Objek langsung sebelum objek tidak langsung
Contoh dalam Mandarin:
Struktur: Subjek + Predikat + Objek Tidak Langsung + Objek Langsung
我给 我的朋友一本书
(Saya) (memberi) (teman saya) (satu buku)
Rincian:
- Saya (wǒ) = Saya
- 给 (gěi) = Memberi
- Teman saya (wǒ de péngyǒu) = Teman saya (objek tidak langsung)
- 一本书 (yì běn shū) = Satu buku (objek langsung)
Contoh dalam bahasa Kanton:
Struktur: Subjek + Kata Kerja + Objek Langsung + Objek Tidak Langsung
Saya memberikan buku ini kepada teman saya
(Saya) (memberi) (buku) (teman saya)
Rincian:
- 我 (ngóh) = Saya
- 畀 (bei2) = Memberi
- 本书 (bún syū) = Buku (objek langsung)
- Teman saya (ngóh go pàhngyáuh) = Teman saya (objek tidak langsung)
Selain itu, ada beberapa perbedaan kosakata antara kedua bahasa, berikut beberapa kosakata sehari-hari yang berbeda.
Meaning | Mandarin | Pinyin | Bahasa Kanton | Jyutping |
Makan | Makan | makan | Makan | sik6 |
Indah | Cantik | měi | 靚 | leng3 |
Lihat | Lihat | Lihat | 睇 | tai2 |
Besok | Besok | míng tiān | 聽日 | ting1 jat6 |
Berikut beberapa perbedaan antara Kanton vs Mandarin jika dilihat dari beberapa faktor. Berikut adalah tabel perbedaan untuk memudahkan pemahaman.
Faktor | Mandarin | Bahasa Kanton |
Distribusi Geografis | Bahasa resmi di Cina, digunakan secara nasional dari Beijing hingga Taiwan. Diakui oleh PBB sebagai bahasa resmi | Primarily spoken in Guangdong province, Hong Kong, and Macau. Popular among the Chinese diaspora in former British colonies like Malaysia and Singapore |
Pengucapan dan nada | 4-5 nada (4 nada utama + 1 nada netral) | 9 nada (6 nada terbuka suku kata + 3 nada tertutup tambahan) |
Karakter | Karakter Cina yang disederhanakan | Karakter Tionghoa Tradisional |
Kosa kata dan tata bahasa |
|
|
Sederhanakan komunikasi multibahasa dengan terjemahan otomatis

Jika bisnis Anda menargetkan pasar Cina, penting untuk memahami bahwa Mandarin yang disederhanakan dan Kanton yang tradisional digunakan di negara tersebut. Menyediakan keduanya memastikan Anda menjangkau audiens yang lebih luas dan menunjukkan keseriusan Anda dalam memahami kebutuhan lokal.
Untuk mempermudah proses ini, Anda dapat menggunakan Linguise terjemahan otomatis, solusi pintar yang mendukung lebih dari 80 bahasa, termasuk bahasa Tionghoa sederhana dan tradisional. Dengan Linguise, Anda dapat menghemat waktu dan sumber daya sambil memastikan bahwa pesan Anda disampaikan secara akurat, terlepas dari kompleksitas linguistik bahasa tersebut.
Kesimpulan
Now you know the difference between Cantonese and Mandarin. While both are considered “Chinese,” their distinctions span pronunciation, tones, characters, and grammar. Mandarin’s simplicity, with its four tones and simplified characters, makes it accessible and widely used internationally. Meanwhile, Cantonese retains its melodic complexity with nine tones and traditional characters, reflecting a rich cultural heritage that dominates regions like Hong Kong and Guangdong.
Understanding these differences is crucial for businesses targeting the Chinese market. By offering content in both Mandarin and Cantonese, you ensure a broader reach and cultural relevance. Simplify the process with Linguise. Create a free Linguise account today and take the first step toward seamless multilingual communication!



